Sekolah Menengah Atas (SMA) Karya Budi merupakan Sekolah yang sudah lama berdiri sejak tahun 1986 dan mulai beropreasi – menerima siswa baru – pada tahun 1987. Dalam perjalanannya SMA Karya Budi yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Kebudayaan Karya Budi, mengalami kemajuan. Selama 31 tahun berjalan – sampai 2020 ini, SMA Karya Budi sudah meluluskan banyak siswa dengan catatan sangat memuaskan yaitu lulus 100% dengan persentase kerja ± 98 % dan dapat mengisi seluruh sektor dunia usaha. Ini artinya lulusan SMA Karya Budi menempati sektor pemerintahan dan swasta sebagai pemenuhan dunia usaha dan dunia industri. Pada tahun pelajaran 2019/2020 SMA Karya Budi diisi oleh ± 547 siswa dengan rincian kelas X; 6 rombel, kelas XI; 5 rombel, dan kelas XII; 5 rombel. Dengan pertambahan siswa baru sampai saat ini SMA Karya Budi memiliki 16 rombongan belajar.
Lulusan yang dihasilkan dari tahun 1990 sampai terakhir 2020 terus meningkat dengan bukti 100% lulus, diterima di perguruan tinggi Negeri dan swasta terkemuka, bekerja di sektor pemerintahan dan swasta dan menghasilkan predikat pendidikan yang mumpuni. Pada Tahun Pelajaran 2018/2019 SMA Karya Budi meluluskan 100% siswa dan diterima langsung diperguruan tinggi terkemuka sebanyak 28 siswa melalui SNMPTN. Kedepan lulusan akan lebih di tata dengan baik untuk kemajuan dimasa yang akan datang.
Untuk urusan prestasi, SMA Karya Budi Cileunyi tak kalah mentereng. Sejak berdiri sampai sekarang banyak kejuaran yang diperoleh dari bidang olahsaraga, seni, mata pelajaran, ekstrakurikuler. Keahlian dan kreatifitas siswa sangat diperhatikan dan direspon dengan baik oleh semua kepentingan demi kemajuan lembaga ini. Kenyamanan belajar sangat erat kaitannya dengan sarana dan prasarana yang dimiliki. Mulai dari gedung permaenen, perpustakaan, laboratorium computer, dan kelas yang memadai dari mulai gedung permaenen, perpustakaan, laboratorium computer, dan kelas yang memadai dengan tata ruang sesuai kehendak siswa (mereka kreatif untuk menata ruang kelasnya sendiri).
Dari segi oraganisasi, SMA Karya Budi Cileunyi banyak memiliki wadah organisasi dan kegiatan siswa, seperti; OSIS, PMR, PASKIBRA, OLAHRAGA PRESTASI, KESENIAN, IRMA, PADUS (Paduan Suara). MADING (Majalah Dinding), OUTBOUND, CAMPING, LOMBA KARYA SISWA, STUDI TOUR, dan KUNJUNGAN WISATA. Semua itu akan ditampung dalam wadah kesiswaan. Menampung aspirasi dan kreatif siswa adalah nomor wahid demi kemajuan bersama. Semua guru dan staf di SMA Karya Budi mendukung terlaksananya kegiatan.
Menilik dari perjalannya, peta urusan kesiswaan pun sedikit ada perubahan dan penambahan pembinaan, termasuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Pada awalnya – pertama berdiri – SMA Karya Budi belum memiliki keorganisasian OSIS, hal ini dikarenakan hanya ada dua kelas 1 rombel dan belum terbentuk dengan baik kepengurusan di dewan guru, sehingga dianggap cukup dengan KM (Ketua Murid) di kelas masing-masing tidak membawahi yang diatasnya atau yang dibawahnya. OSIS baru terbentuk pada tahun kedua.
Pada kepengurusan OSIS angkatan XXIIV 2012, yang diketuai oleh SYIFA SITI MUFIDAH (XI IPS 1) sedikit dibenahi, sehingga mengalami sedikit perubahan dengan adanya Sekbid Bahasa, POLSIS (Polisi Siswa), Komputer, sehingga Sekbid dalam OSIS menjadi 11. Terbentuknya MPK (Musyawarh Perwakilan Kelas) yang berfungsi untuk mengawasi perjalanan kerja OSIS dan bertugas mengadakan pemilihan kembali pada periode berikutnya. OSIS angkatan XXIIV ini boleh dikatakan kompak dan kerjasama antar individu sangat kelihatan. Banyaknya program dan kegiatan yang dilakukan menandakan adanya keaktifan siswa dalam memajukan sekolah. Bahkan pada tahun pelajaran 2012/2013 ini pengurus OSIS dilibatkan untuk menertibkan siswa dalam berpakaian dan piket secara bergantian. Kebaikan pengurus OSIS ini berlanjut sampai sekarang dengan sebutan Ksatria’32 yang diketuai oleh Masum Alanur Ridwan Kelas XI MIPA 1.
Sebagai Pimpinan, Pembantu Kepala Sekolah (PKS) urusan Kurikulum, urusan Kesiswaan, Urusan Sarana Prasarana, urusan Humas, kami merespon keinginan siswa dan lembaga dalam setiap kegiatan, baik intern maupun ekstern. Kegiatan didalam sekolah diperbanyak dan kegiatan keluar akan dilakukan sesering mungkin untuk memajukan siswa dalam berfikir, berkratif, dan bergaul dalam lingkungan masyarakat. Ini semua penting untuk membiasakan siswa berfikir dewasa demi masa depannya.
Semoga.

PENDIDIKAN BERKUALITAS, BERAKHLAQULKARIMAH, BERWAWASAN NASIONAL DAN BERAKAR BUDAYA LOKAL

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan kurikulum berbasis nasional dan berakar budaya lokal yang berwawasan masa depan.
  2. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas, profesional, akuntanbel, yang mengintegrasikan nilai agama dan budaya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang mampu memenuhi tuntutan masyarakat.
  3. Menghadirkan tenaga pendidik yang mumpuni dan professional dalam menjalankan tugasnya serta didukung oleh tenaga kependidikan yang professional.
  4. Mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan lebih lanjut dengan mandiri dalam suasana yang menyenangkan (BERSEKA ; Bersih, Estetis, Ramah, Sehat, Kekeluargaan, Aman).
  5. Menghadirkan suasana sekolah yang agamis melalui peningkatan iman dan taqwa dalam semangat nasionalisme dan kekeluargaan.
  6. Mengembangkan sekolah yang memiliki sarana pembelajaran yang memadai, berbasis teknologi dan informatika.
  7. Mengembangkan kehidupan sekolah yang santun dalam perilaku sesuai kepribadian dan budaya bangsa, berkarakter, serta arif terhadap lingkungan

  1. Terwujudnya kurikulum berstandar nasional yang dibarengi kurikulum lokal yang mampu membangun potensi bagi peningkatan kemampuan kecerdasan siswa.
  2. Terciptanya proses Pendidikan dan pembelajaran yang memenuhi tuntutan masyarakat berkualitas, professional, dan akuntabel.
  3. Tersedianya tenga pendidik dan tenaga kependidikan yang mumpuni dan profesional.
  4. Terciptanya peserta didik yang memiliki kecerdasan intelektual, interpersonal, spiritual dan emosional sehingga mampu mengembangan potensi pribadi secara optimal untuk masa depan.
  5. Membekali siswa menjadi insan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kerangka berkehidupan kekeluargaan, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berbhineka.
  6. Membantu mempermudah siswa didik dalam menuntut ilmu sekaligus membekalinya dengan pengetahuan dibidang teknologi dan informasi.
  7. Terwujudnya kehidupan lingkungan sekolah yang silih asah, silih asih, dan silih asuh.